Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) merayakan hari ulang tahunnya yang ke-66. Di usia yang cukup senior itu, kekuatan TNI AU masih belum maksimal. Karena itulah TNI AU berusaha membangun kekuatan tempurnya habis-habisan.
Tahun 2014 nanti, TNI AU berharap kebutuhan minimum atau Minimum Essential Force (MEF), bisa dipenuhi.
Tuesday, April 17, 2012
Jurnas.com | KOMANDAN Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau), Marsekal Pertama TNI Sudipo Handoyo memimpin serah terima jabatan lima pejabat di lingkungan Seskoau. Upacara ini berlangsung di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang, Selasa (17/4).
Mereka adalah Direktur Pengkajian Strategi dan Operasi (Dirjian Sratops) dari Kol Pnb Chairil Anwar kepada Kol Pnb. Rus Nurhadi; Direktur Pengkajian Air
Jurnas.com | KOMANDAN Kompi “D” BS Paskhas, Kapten Psk. Yoseph Melanius Purba membuka secara resmi pertandingan antar Pleton di Lapangan Apel Kompi “D” BS Paskhas, Lanud El Tari Kupang, NTT, Selasa (17/4).
Pertandingan antarpeleton ini direncanakan akan berlangsung sampai dengan tanggal 20 April 2012. Dalam pertandingan kali ini akan diadakan beberapa pertandingan diantaranya lari 10 kilometer (10 K), menembak, renang dan lempar sangkur.
Menurut Komandan Kompi D BS Paskhas, dalam siaran persnya mengatakan setiap pleton yang akan mengikuti pertandingan ini diwajibkan mengikut-sertakan lim prajurit terbaik sebagai perwakilan untuk memperebutkan sebuah trofi peleton terbaik Kompi “D” BS Paskhas dan uang pembinaan dari Komandan Kompi “D” BS Paskhas.
Komandan Kompi D BS Paskhas mengharapkan bahwa dalam pertandingan antarpeleton ini merupakan ajang untuk menguji hasil pembinaan dan latihan yang telah dilaksanakan selama ini dan untuk mencari bibit prajurit yang tangguh serta calon atlit yang berbakat.
Sumber : Jurnas
Indonesia masuk "advance observer" ke Suriah
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa kepada wartawan di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Selasa, usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan PM Selandia Baru

"Masih terus melakukan penjajakan jenis helikopter anti kapal selam itu. Tahun ini diintensifkan, selain penjajakan juga mencoba sendiri keunggulannya," kata Sugianto disela uji coba
Rudal C-705 Produksi Dalam Negeri untuk Pijakan Kemandirian di Bidang Rudal
Oleh : Adrianus Prima
Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro menegaskan, Indonesia menganut prinsip kebijakan yang sifatnya bebas dan aktif. Termasuk bidang kemiliteran, kita tak tergantung pada salah satu negara atau kepentingan. Alat utama sistem senjata (alutsista) TNI berasal dari berbagai negara, misalnya, Kapal dari Eropa, F-16 dan helikopter Apache dari Amerika Serikat, dan pesawat Sukhoi dari Rusia. Pemerintah juga menggandeng China untuk bekerja sama mempersenjatai militer Indonesia dengan peluru kendali.
Kedepannya pemerintah akan bekerjasama dengan China untuk membangun pabrik peluru kendali C-705 di Indonesia. Jadi dalam skema joint production ini akan terdapat proses Transfer of Technology (ToT) untuk membantu penguasaan teknologi rudal. Diharapkan dengan adanya ToT ini selanjutnya pihak peneliti dan industri lokal bisa mengembangkan rudal dengan performa yang lebih baik dibanding C-705 untuk menunjang kebutuhan TNI. Untuk diketahui baik Indonesia maupun China tidak terikat dalam Missile Technology Control Regime (MTCR) yang melarang perpindahan /transfer teknologi yang berkaitan dengan platform tanpa awak yang mampu membawa muatan 500kg dalam jarak 300km.
AS dan Filipina berkontribusi jaga stabilitas Laut China Selatan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin, dalam keterangan persnya, di Beijing,
China desak Filipina tarik mundur kapal arkeologi
Foto udara menunjukkan Pulau Pagasa (Harapan), salah satu pulau di gugusan pulau Spratly, yang menjadi perselisihan sejumlah negara di sekitar Laut China Selatan, di lepas pantai barat Filipina, Rabu (20/7). Langkah peninjauan lima politisi Filipina di pulau kaya akan gas alam itu akan mengundang protes dari pihak lain yang mengklaim pulau tersebut. Saat ini China, Malaysia, Brunei Darussalam, Viet Nahm, dan Filipina mengklaim wilayah di Laut China Selatan itu. (REUTERS/Rolex Dela Pena)
... tidak ada organisasi maupun individu yang dapat melakukan beragam aktivitas di wilayah perairan itu tanpa seijin pemerintah China...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin, di Beijing, Senin, mengatakan, "Berdasar konvensi hukum laut internasional dan China, tidak ada organisasi maupun individu yang dapat melakukan beragam aktivitas di wilayah perairan itu tanpa seijin pemerintah China."
Malaysia akan pesan 32 panser Rimau PT Pindad
Akan seperti inilah kendaraan tempur (armoured personnel carrier) Anoa buatan PT Pindas (Persero) yang akan dibeli Malaysia nanti. TNI memakai kendaraan tempur ini untuk berbagai satuannya, di antaranya Detasemen Kavaleri 5/Birgus Latro Cakti TNI-AD. Selain untuk misi tempur dan tempur perkotaan yang memakai senapan mesin kaliber 12,7 milimeter, kendaraan tempur ini juga sering dipakai untuk persiapan evakuasi VIP. (FOTO ANTARA/Izaac Mulyawan)
... Malaysia mau gunakan panser 6 x 6 dan kini kami menantikan closing deal...
"Malaysia mau gunakan panser 6 x 6 dan kini kami menantikan closing deal", kata Direktur Utama PT Pindad, Adik A Soedarsono, di sela-sela pameran Defence Services Asia (DSA) 2012 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin.
Menurut dia,