Tuesday, May 8, 2012

himars 41 Roket Himars atau WeiShi 2
Satu persatu persenjataan Indonesia yang akan dibeli dari Rusia, rontok di tengah jalan. Indonesia membatalkan pembelian dua kapal selam Rusia klas Kilo Project 877 Paltus, karena Rusia tidak bersedia melakukan alih teknologi. Indonesia akhirnya memilih tiga kapal selam Korea Selatan Changbogo U 209/1400. Satu dari tiga kapal selam tersebut akan dibangun di PT PAL Surabaya- Jawa Timur.

Indonesia juga membatalkan pembelian roket multi laras MLRS BM 30 Smerch buatan Rosoboronexport, karena jarak tembak roket, tidak memenuhi kebutuhan TNI.

“Kami tidak ingin membuang waktu atau terbawa ke dalam khayalan”, ujar Nikolai Dimidyuk, agen Rosoboronexport di Moskow 2 Mei 2012. “BM 30 Smerch sangat

Airbus C 295 Ironi Perakitan Airbus C 295 PT DI
Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia, Budi Santoso mengakui perkembangan teknologi kedirgantaraan PT DI mandeg, sejak para insinyur mereka tidak menyentuh proyek bermuatan teknologi tinggi. Hak ini terjadi sejak pemerintah menghentikan proyek pembuatan pesawat N 250. Saat krisis ekonomi RI tahun 1998, IMF meminta Indonesia menghentikan pembangunan N 250 dengan asalan menyedot keuangan negara. Pemerintah patuh dengan permintaan IMF, padahal N 250 kala itu telah terbang dan tinggal membutuhkan lisensi terbang regional.

Kini 18 Mei 2012, Airbus Military datang ke Indonesia menawarkan kerjasama perakitan C 295.

Apa komentar Dirut PT DI tentang pesawat c 295 ?. “Pesawat ini pengembangan dari CN 235, sehingga tidak sulit untuk membuatnya”, ujar Budi Santoso, usai menandatangani kerjasama.

Ironis sekali bukan ?. Para insinyur PT DI kini merakit C 295 milik Eropa, sementara pesawat N 250, menjadi pajangan di museum. Siapa yang bodoh dalam kasus ini ?.

Ternyata IMF melarang Indonesia membuat pesawat N-250 karena punya motif lain. Negara Eropa membuat pesawat di kelas yang sama,

Tupolev Tu 16 above Soviet cruiser 1984 TNI Pasca Presiden SBY

Tupelov Tu-16 AURI

Pada tahun 1960-an militer Indonesia sebanding dengan India, melampaui Korea dan Australia. Kini tahun 2012, dua dari tiga negara tersebut telah memiliki arsenal nuklir. Sementara Indonesia disibukkan bersaing dengan negara kecil seperti Malaysia dan Singapura. Itu pun dalam beberapa sektor

trimaran model Kapal Cepat Rudal Trimaran, Masih Misteri
Kapal perang Trimaran seperti di atas, sedang dibangun oleh PT Lundin Industry Invest, di Banyuwangi- Jawa Timur. Bulan Mei atau Juni 2012, ditargetkan rampung satu kapal. Kapal ini anti radar atau stealth karena dibuat dari bahan komposit, bukan logam.

TNI AL memesan 4 kapal Trimaran dengan harga satu kapal Rp 114 Miliar. PT Lundin Industry Invest sepakat mengerjakannya secara bertahap dan semua akan selesai tahun 2014.

Pikiran pertama yang muncul dibenak kita adalah, mungkinkah hal itu menjadi kenyataan atau hanya angan-angan semata.

AS dan China
Hingga saat ini hanya negara-negara maju, yang bisa membuat kapal trimaran. Amerika Serikat pun baru membuat kapal perang trimaran pada tahun 2008. Itu pun masih dari bahan alumunium, sehingga kemampuan stelathnya masih diragukan. Kapal trimaran itu diberi nama USS Independence.

uss independence lcs 2 920 6 Kapal Cepat Rudal Trimaran, Masih Misteri

Kapal Trimaran USS Independence

Saat ini Amerika Serikat sedang bereksperimen dengan Trimaran Sea-Shadow. USS Sea Shadow dibuat berkemampuan stealth dan memiliki target, harus dapat menghindar dari radar Rusia.

sea seadow uss Kapal Cepat Rudal Trimaran, Masih Misteri

Trimaran USS Sea Shadow - Eksperimental

Negara lain pembuat kapal Trimaran tentunya, negara super power Rusia yang juga masih dalam tahap eksperimen. China juga mengembangkan kapal stealth trimaran dan telah mengekspornya ke Pakistan.

Sunday, May 6, 2012

Manufacturing Hope 25

Hari-hari “hamil tua” di pabrik gula


Hari-hari ini situasi pabrik gula kita seperti menghadapi istri yang lagi hamil tua. Musim giling sudah di depan mata. Pertaruhan sedang dibuat: apakah pabrik gula kita masih akan kembali melahirkan bayi yang cacat?

Tahun 2011 dari 52 pabrik gula milik BUMN tinggal 20 parik yang masih baik. Yang 32 dalam keadaan jelek dan jelek sekali. Ada pengamat yang bilang payahnya pabrik gula kita karena mesin-mesinnya yang sudah tua. Pengamat lain mengatakan kondisi payah itu karena manajemennya yang buruk. Ada juga yang bilang penyebabnya adalah tata tanam tebu yang kian sembarangan.

Juga karena harga gula kita yang terlalu murah sehingga petani tebu kurang terangsang untuk maju. Di masa lalu harga gula itu selalu tiga kali lipat lebih mahal dari harga beras. Sekarang harganya hampir sama: padahal menanam padi hanya perlu waktu tiga bulan, sedang menanam tebu memerlukan masa 16 bulan.

Banyak juga yang menyorot payahnya pabrik gula kita karena budaya korupsi yang sudah mengakar dan menggurita.

Kisah kejayaan Tu-16 AURI, yang membuat Gentar Asia Tenggara dan Australia

Pada awal tahun 60-an, Indonesia menjadi sebuah negara yang disegani oleh negara-negara lain disekelilingnya. Penyebabnya karena Angkatan Udara (kala itu namanya AURI) telah memiliki pesawat jet pembom stategis Tu-16 dan Tu-16 KS. Dapat dikatakan Indonesia saat itu mempunyai kekuatan udara terkuat di bumi bagian selatan.

Sebagai contoh misalnya, beberapa negara besar saja seperti China, India, dan Australia belum mempunyai pesawat pembom strategis atau jet tempur Mach 2, Indonesia sudah mempunyai pesawat pembom Tu-16. Juga pesawat tempur sergap

Mengapa Harus Gelisah, Malaysia


13360730391898387890

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Ekspedisi Khatulistiwa sedang digelar di bumi Kalimantan terhitung sejak 5 April 2012 sampai dengan 17 Juli 2012. Hajatan strategis ini diikuti 1.170 orang, mayoritas pasukan TNI segala matra, untuk mengenali dan mengintimi situasi geografi dan lekuk bumi Kalimantan. Utamanya di kawasan perbatasan yang menantang sekalian mensimulasi naluri tempur pasukan TNI melalui medan ralasuntai (rawa, laut, sungai dan pantai) di Kalimantan.

Ini juga bagian dari “rekonstruksi operasi Anacondas-2” sebagaimana yang pernah difilmkan, meneliti flora dan fauna di pedalaman Kalimantan sembari mencari Anacondas dan anggrek merah kalau memang ada. Sekalian juga menginspeksi patok perbatasan

Prajurit Lantamal III Diminta Tingkatkan Kemampuan Menembak
www.google.com

Jurnas.com | MENEMBAK merupakan kemampuan dasar yang dimiliki setiap prajurit. Untuk itu kemampuan tersebut harus selalu diasah melalui latihan rutin dan teratur sehingga skill menembak pasti akan menjadi lebih baik.

Demikian ditegaskan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut III, Brigjen TNI (Mar) Ikin Sodikin AS ketika meninjau langsung latihan menembak pistol prajurit Lantamal III, Jumat (4/5) di Lapangan Tembak Pistol Komando Pasukan Katak (Kopaska), Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Berdasarkan siaran pers Kabagpen Lantamal III, Mayor Laut (KH) Agus Susilo Kaeri, kunjungannya ke Pondok Dayung dalam rangka melihat kemampuan menembak pistol yang dimiliki para perwira Lantamal III. Danlantamal III bersama para asisten Danlantamal III dan juga Kafasharkan Jakarta juga sempat menjajal lapangan tembak Pondok Dayung dengan menembak pistol dalam jarak 15 meter.

Tim Yanus menembak Lantamal III secara rutin melaksanakan latihan setiap hari Jumat. Latihan ini sekaligus sebagai sarana seleksi untuk membentuk tim menembak Lantamal III yang dipersiapkan dalam setiap kejuaraan menembak yang biasanya diselenggarakan baik oleh jajaran TNI AL maupun TNI.

Dalam kesempatan ini pula Danlantamal III memberi pengarahan tentang cara menembak pistol yang baik dan benar kepada para, perwira yang ikut latihan.

Sumber : Jurnas

Saturday, May 5, 2012

Aljazair Beli Empat Fregat Baru dari Jerman

losbarcosdeeugenio.com/Eugenio Castillo Kapal perang tipe fregat SAS Spioenkop ini adalah salah satu fregat kelas MEKO A-200 SAN yang dimiliki AL Afrika Selatan.

PRETORIA, KOMPAS.com — Angkatan Laut Aljazair dikabarkan telah menandatangani kontrak pembelian kapal-kapal perang tipe fregat kelas MEKO A-200 dari pabrikan Thyssen Krupp Marine Systems (TKMS) asal Jerman. Melihat nilai kontraknya, Aljazair diduga membeli sedikitnya empat kapal fregat dengan sistem tempur lengkap.

Menurut koresponden majalah pertahanan Jane's Defence Weekly (JDW), Helmoed-Römer Heitman, di Pretoria, Afrika Selatan (Afsel), nilai kontrak kapal perang tersebut mencapai 2.176 juta euro (Rp 26,3 triliun). Pihak TKMS belum mengonfirmasi kabar tersebut, tetapi menurut sumber-sumber JDW, kontrak dengan pihak AL Aljazair sudah ditandatangani akhir Maret lalu.

Dengan nilai kontrak sebesar itu, diperkirakan Aljazair berniat membeli sedikitnya empat unit fregat MEKO A-200 beserta

Tim Wanadri Senior Tiba di Namche

BBC
Gunung Everest

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pendaki senior dari Wanadri hari Jumat malam tiba di Desa Namche (3440 mdpl). Wartawan Kompas Harry Susilo yang menyertai tim senior melaporkan, Namche desa terbesar dalam perjalanan dari bandara Lukla.

"Terdapat pasar yg menjual alat pendakian dan bisnis hotel