Satu persatu persenjataan Indonesia yang akan dibeli dari Rusia, rontok di tengah jalan. Indonesia membatalkan pembelian dua kapal selam Rusia klas Kilo Project 877 Paltus, karena Rusia tidak bersedia melakukan alih teknologi. Indonesia akhirnya memilih tiga kapal selam Korea Selatan Changbogo U 209/1400. Satu dari tiga kapal selam tersebut akan dibangun di PT PAL Surabaya- Jawa Timur.
Indonesia juga membatalkan pembelian roket multi laras MLRS BM 30 Smerch buatan Rosoboronexport, karena jarak tembak roket, tidak memenuhi kebutuhan TNI.
“Kami tidak ingin membuang waktu atau terbawa ke dalam khayalan”, ujar Nikolai Dimidyuk, agen Rosoboronexport di Moskow 2 Mei 2012. “BM 30 Smerch sangat