Thursday, May 17, 2012

Pesawat Generasi Kelima
Sukhoi T-50 Akan Mulai Diterima AU Rusia Pada 2013

sukhoi.org Pesawat tempur generasi kelima Rusia, Sukhoi T-50 PAK FA.


VORONEZH, KOMPAS.com - Angkatan Udara Rusia akan mulai menerima gelombang pertama pesawat jet tempur generasi kelima Sukhoi T-50 tahun depan. Pesawat berkemampuan mengecoh radar ini akan digunakan untuk menjalani serangkaian uji coba kinerja lapangan oleh AU Rusia.

Demikian diungkapkan penasihat Menteri Pertahanan Rusia Kolonel Jenderal Alexander Zelin di Voronezh, Rusia tengah, Kamis (17/5/2012). "Proyek pesawat tempur generasi kelima ini

AS Siap dengan Rencana Serangan ke Iran

Lokasi fasilitas pengayaan nuklir Iran yang dimasalahkan negara-negara Barat.

JERUSALEM, KOMPAS.com — Amerika Serikat telah "siap" dengan opsi militer jika upaya diplomatik gagal untuk menghentikan program nuklir Iran, utusan AS untuk Israel mengatakan, sebuah surat kabar Israel melaporkan, Kamis (17/5/2012).

"Akan lebih baik untuk menyelesaikan ini secara diplomatik melalui penggunaan tekanan daripada dengan kekuatan militer," kata utusan AS, Daniel Saphiro, dalam pertemuan dengan asosiasi pengacara Israel, seperti dikutip surat kabar nasionalis Makor Rishon.

"Tapi bukan berarti pilihan (aksi militer) tidak ada. Bukan hanya tersedia, tapi juga siap. Perencanaan yang diperlukan sudah dilakukan untuk memastikan (rencana) itu siap," Makor Rishon mengutip Saphiro.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS di Washington, Victoria Nuland, mengatakan, ucapan Saphiro senada dengan kebijakan Gedung Putih.

"Yang dikatakan Duta Besar Saphiro mencerminkan sepenuhnya yang selama ini dikatakan Presiden (Barack Obama), bahwa meskipun kami melanjutkan perundingan P5 +1 dengan Iran dan berharap dapat menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi, opsi pilihan tetap terbuka," katanya.

Amerika Serikat, Israel, dan banyak masyarakat internasional percaya progam nuklir Iran hanya untuk menutupi pembuatan senjata nuklir. Tuduhan itu dibantah keras oleh Iran.

Washington telah menerapkan kebijakan mendorong sanksi keras terhadap Iran, namun

RI Tak Sulit Hadapi Malaysia, Asal...
Opini: Derek Manangka
Headline
Hayono Isman - IST


INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, Hayono Isman mengungkapkan bahwa Malaysia masih ngotot untuk merebut pulau Ambalat dari tangan Indonesia.

Tidak dijelaskan apa indikasi tentang adanya keinginan Malaysia tersebut serta kapan niat Malaysia itu dihidupkan lagi. Namun pernyataan anggota parlemen dari Komisi Pertahanan dan Luar Negeri pada Senin 7 Mei 2012 itu cukup mengejutkan sekaligus menyejukkan.

Mengejutkan sebab hal ini berarti Malaysia tetap punya agenda jahat terhadap Indonesia. Padahal sejauh ini sesuai

Putin Picu Pecah Perang Dingin Kembali?
Opini: Derek Manangka

Headline
Vladimir Putin - IST

INILAH.COM, Jakarta - Vladimir Putin, pekan lalu dilantik kembali sebagai Presiden Rusia untuk masa jabatan enam tahun (2012-2018). Sekalipun kembalinya Putin ke posisi orang nomor satu di Rusia melalui sebuah pemilihan umum yang demokratis (4 Maret 2012), tetapi keterpilihannya itu tetap saja menyisahkan kontroversi dan kekhawatiran.

Kontroversi, sebab dengan mudahnya Putin bertukar posisi dengan Dmitry Medvedev. Ketika Medvedev menjadi Presiden Rusia (2008-2012) Putin diangkatnya selaku Perdana Menteri. Sekarang, setelah Putin terpilih selaku Presiden, Medvedev dipilih Putin menjadi Perdana Menteri. Pertukaran sekaligus duet Putin-Medvedev kali ini adalah yang kedua kalinya.

Selain kontroversi, kembalinya Putin cukup menimbulkan kekhawatiran. Sebab diperkirakan terpilihnya Putin sebagai pemimpin Rusia bakal menimbulkan banyak persinggungan dengan negara adidaya Amerika Serikat. Banyak alasan mengapa Putin menjadi semacam tokoh Eropa (Timur) yang dapat menimbulkan persinggungan dengan Amerika Serikat.

Sebab Putin bukanlah tokoh Rusia yang bisa diajak berbaik-baikan dengan Washington. Bahkan dibandingkan dengan

Konflik Timur Tengah Beralih ke Asia Pasifik
Opini: Derek Manangka

Headline
Gorbachev, presiden USSR terakhir- ist


INILAH.COM, Jakarta - Vladivostok, kota yang terletak di wilayah paling Timur Rusia (dahulu Uni Sovyet) memiliki peran penting dalam sejarah dunia modern. Sebab di kota itulah pada 1987, pemimpin Uni Soviet, Mikhail Gorbachev menyampaikan pidato bersejarahnya.

Saat itu Gorbachev menyerukan Uni Soviet perlu ataupun akan melakukan penataan kembali (perestroika) dan keterbukaan (glasnost). Pidato itu merupakan sebuah otokritik Gorbachev terhadap konsep pembangunan atas negaranya sekaligus pesan kepada dunia tentang kemana perubahan yang bakal dituju negara itu.

Pembangunan di Uni Soviet perlu penataan kembali, sebab dengan sistem komunisme yang sudah lebih dari setengah abad dipraktekkan, tidak bisa membuat negara itu mampu bersaing dengan negara-negara Barat. Komunisme justru menyebabkan stagnasi.

Kemiskinan di negara yang luasnya membentang dari Eropa ke Asia Timur dengan 7 zone perbedaan waktu itu, merupakan sebuah

Roy Suryo : Teliti Kembali Rencana Pembelian Pesawat Tempur Sukhoi
Sukhoi Super Jet 100
Senayan - Bagi anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo, peristiwa kecelakaan pesawat komersial Rusia, Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak Bogor, menyadarkan bahwa pesawat yang diklaim pemerintahan Rusia sebagai pesawat supercanggih di kelasnya yang ada saat ini, dengan tampilan fisik yang mengundang decak kagum, ternyata perangkat di dalamnya tidaklah seindah tampilan luarnya.

Antara Sukhoi Superjet 100 dengan Pesawat Tempur Sukhoi

Kecelakaan pesawat transport sipil Sukhoi Superjet 100 hari Rabu (9/5) di Gunung Salak Bogor membuat rasa khawatir dan dipertanyakan oleh beberapa pihak di Indonesia tentang keamanan terbang pesawat terbang buatan Rusia, terkait dengan kepemilikan pesawat tempur Rusia di TNI AU. Indonesia mempunyai sejarah panjang menggunakan pesawat-pesawat buatan Rusia sejak Tahun 1961, dimana saat itu Indonesia menjadi negara keempat didunia yang memiliki pesawat pembom strategis TU-16, dan pesawat tempur sergap Mig-21 misalnya.
Dalam sejarah panjang penggunaan pesawat-pesawat Rusia, kekuatan dan keampuhan pesawat tempur Rusia tersebut pada eranya jelas tidak diragukan dan bahkan mampu membuat rasa khawatir dan takut negara-negara Barat. Tetapi ada beberapa kelemahan pesawat Rusia yang dalam dunia penerbangan

Analisis : Membaca Pergerakan Militer di Laut Cina Selatan

Kondisi di Laut Cina Selatan (LCS) setahun belakangan ini menjadi catatan stabilo merah bagi hampir semua negara ASEAN. Hal itu disebabkan oleh makin benderangnya kehadiran kapal-kapal angkatan laut Cina baik yang memakai kamuflase kapal niaga atau kapal nelayan maupun jelas-jelas postur kapal perang. Sangat diyakini jua bahwa beberapa kapal selam Cina dan AS melakukan patroli bawah laut dan melakukan operasi intelijen di perairan strategis dan kaya itu.

Cina sudah lebih dari duapuluh tahun lalu mengumumkan peta lidah naga, bahwa kawasan LCS merupakan wilayah teritorinya sejak jaman sebelum masehi. Namun selama waktu itu tidak ada gesekan militer karena wajah Cina masih imut-imut alias malu-malu kucing alias tahu diri karena kemampuan militernya belum setaraf ofensif. Kekuatan militer Cina yang mulai tumbuh taring dan semburan naganya beberapa tahun terakhir ini merupakan cikal bakal terjadinya ketidaknyamanan memandang peta LCS dengan banyaknya pergerakan militer berbagai negara.

Itu sebabnya mengapa AS tidak membolehkan situasi ini menjadi tanpa payung sehingga diperlukan pergeseran kekuatan militer ke kawasan Asia Tenggara. Memang jika dikumpulkan seluruh kekuatan militer ASEAN belum mampu

Manufacturing Hope 26

Iwak Peyek pun tidak menolong tebu

Saya tertegun ketika berkunjung ke Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta, hari Minggu pagi kemarin. Terutama ketika melihat ada crane baru di situ.

“Baru beli crane ya?” sapa saya kepada Ir Putu Aria Wangsa, Kabag Instalasi yang mendampingi saya naik turun tangga di pabrik gula itu.

Crane pengangkat tebu ke mesin penggilingan itu memang kelihatan masih baru. Catnya yang kuning mengkilap terasa kontras dengan mesin-mesin lain di sekitarnya yang sudah kelihatan karatan.

“Itu bukan baru Pak. Itu crane Ayu Azhari,” jawab Putu sambil terlihat menahan tawa.

Semula saya kurang paham apa maksudnya. Tapi tawa saya segera meledak ketika Putu menyebut isi Manufacturing Hope 25 yang saya tulis pekan lalu: peralatan pabrik yang tua-tua pun akan kelihatan ayu dan rapi kalau dirawat dengan baik.

“Setelah membaca Manufacturing Hope itu kami langsung bersihkan dan mengecat crane itu,” tambahnya.

Memang pabrik-pabrik gula milik BUMN

Wednesday, May 16, 2012

Perisai Rudal Eropa
Adu Taktik di Laut Baltik

Ancaman terbuka terhadap Amerika Serikat mengawali periode kepresidenan Vladimir Putin. Berbagai upaya pendekatan dilakukan tetapi selalu kandas di tengah jalan.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada perayaan Hari Kemenangan di Moskow,

Sekitar 140 ribu tentara Rusia dari angkatan darat, laut dan udara berbaris rapi di Lapangan Merah, Moskow, Rabu pekan lalu. Dengan diiringi lagu kebangsaan mereka bergerak rapi mengikuti parade yang dipimpin langsung oleh Presiden Vladimir Putin. Berbeda dengan sebelumnya, parade tahun ini bukan hanya sekedar unjuk kekuatan personil, tapi juga senjata andalan Rusia, rudal jelajah Iskander-M. Rudal inilah yang digunakan Moskow untuk menggertak Amerika Serikat belum lama ini.

Seperti dikatakan Kepala Staf Militer Rusia, Nikolay Makarov, sepekan sebelum parade, rudal Iskander- M akan digunakan untuk mencegah serangan rudal Amerika Serikat dan NATO dari pangkalan militer mereka di Polandia. “Keputusan untuk menggunakan