Mengenal Super Tucano pengganti OV-10 Bronco TNI AU
8 April 2012 | 1:14 pm

Besok Senin pagi, 9 April 2012, penulis mendapat undangan untuk menghadiri parade dalam rangka peringatan ke-66 HUT TNI AU bertempat di Taxy Way Echo Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Kali ini terbersit rasa bangga penulis sebagai salah satu purnawirawan TNI AU, melihat persiapan parade yang akan dimeriahkan dengan sedikit 'pamer' kekuatan dan kemampuan TNI AU sebagai sayap tanah air, penjaga dirgantara Indonesia.
Setelah selesai upacara resmi, akan dilakukan demo yang melibatkan 64 pesawat TNI AU, baik unsur tempur, transport, intai dan latih. Diantaranya yang dilibatkan adalah pesawat Sukhoi, F-16 A/B, F-5E, Hawk-200, C-130, CN-235, C-212, KT-1B, NAS-332, SA-330, Heli EC-120. Selain fly pass, juga akan dilakukan beberapa manuver pesawat tempur, dan demo aerobatic Tim Jupiter, dan beberapa manuver seperti 'mirror,' terbang bersamaan dengan salah satu pesawat posisi terbalik bak kaca.
Dimasa mendatang, TNI AU rencananya akan mendapat tambahan kekuatan beberapa jenis pesawat seperti F-16, F-5, Sukhoi SU-30MK2 dan Pesawat Tempur Korea T-50 serta Super Tocano EMB-314 dari Brazilia. Pada artikel ini, penulis akan sedikit membahas Super Tucano yang menurut Pangkoopsau-II, Marsda TNI Ismono Wijayanto, akan tiba pada bulan Agustus 2012, menggantikan OV-10 Bronco.
OV-10 Bronco Pespur COIN
Super Tocano EMB-314 dibeli pemerintah Indonesia untuk menggantikan fungsi pesawat tempur ringan OV-10 Bronco. Pembelian ditandatangani saat pameran Indo Defence 2010.